oleh

Vettel : Insiden di Singapura Tidak Perlu Dianalisis

PENANEGERI, Formula 1 – Pembalap Ferrari, Sebastian Vettel, mengatakan bahwa insiden di GP Singapura dianalisa lebih jauh, mengisyaratkan bahwa hal itu tidak akan mengubah pendekatannya.

Vettel siap untuk merebut kembali puncak klasemen pembalap dari Lewis Hamilton setelah lolos ke posisi terdepan di Singapura, namun mengalami kemunduran besar atas harapan gelarnya dengan insiden yang juga melibatkan Kimi Raikkonen dan Max Verstappen.

Sementara beberapa pengamat memutuskan bahwa tidak ada yang harus disalahkan atas insiden tersebut, Verstappen percaya bahwa Vettel bersalah karena berusaha memotong posisi demi mempertahankan keunggulannya.

Ketika ditanya apakah insiden di Singapura akan mendorong perubahan dalam pendekatannya, Vettel mengatakan, dirinya tidak berpikir harusĀ  mendiskusikannya. Dengan hal-hal yang terjadi seperti ini, kira-kira apa yang dapat dilakukan?

“Jika jelas Anda memiliki masalah besar dengan mobil, atau jika Anda telah melakukan kesalahan besar, maka itu adalah cerita yang berbeda. Jika ada sesuatu yang perlu Anda ubah, maka Anda perlu segera bereaksi cepat untuk memastikan hal itu tidak terjadi lagi, maka itu adalah cerita yang berbeda,” ujarnya dilansir dari laman f1, Jumat (29/9).

Dia menggambarkan kejadian itu sebagai “bagian dari aksi balap” dan mengatakan akan sia-sia menghabiskan lebih banyak energi jika melanjutkan pembahasan kecelakaan tersebut.

“Akan berbeda jika saya kehilangan mobil di suatu tempat dalam perlombaan, maka jelas berbeda. Kami memulai dengan semua orang berusaha melakukan permulaannya, dan akhirnya sangat buruk bagi kami bertiga. Ini adalah bagian dari aksi balap. Hal semacam itu bisa terjadi, tidak banyak yang bisa Anda lakukan dan oleh karena itu tidak banyak gunanya mencoba dan melihatnya berulang kali. Lebih baik jika waktu dan energi Anda habiskan untuk melihat ke depan,” lanjut Vettel.

Vettel yakin bahwa kejadian Singapura tidak menjadi beban pikiran jelang Grand Prix Malaysia yang akan datang.

“Setiap permulaan berbeda dan apa yang terjadi di Singapura sebaiknya tidak dilihat berulang kali. Saya cukup yakin, saya tidak bisa menjanjikan sekarang apa yang ada dalam pikiran saya pada hari Minggu saat saya meninggalkan grid, tapi mungkin saya tidak pernah memikirkan balapan terakhir untuk fokus kedepan,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *