oleh

Wabup Bireuen: KIA, Kartu Perlindungan Hak Anak Secara Hukum

PENANEGERI, Bireuen – Kartu Identitas Anak (KIA) merupakan jaminan aspek legalitas hukum administrasi kependudukan, dengan segala manfaat yang dimiliki bagi setiap anak, termasuk perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH, M.Si saat Launcing Kartu Identitas Anak (KIA) perdana, di halaman Pendopo Bireuen, Senin (30/7).

“Dengan KIA ini akan memberikan dampak positif bagi anak-anak di Kabupaten Bireuen,  tanda pengenal atau bukti diri yang sah bagi anak saat melakukan pelayanan publik,” katanya.

KIA ini, sambung Mauzakkar, salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan bagi anak-anak.

“Kartu ini juga bentuk perhatian keluarga maupun orang tua terhadap anak, mereka mendapat  jaminan dari aspek legalitas hukum administrasi kependudukan, dengan segala manfaat yang dimiliki kedepan,” sebutnya.

Dikatakan Muzakkar, dengan momentum Launching program KIA ini, dapat menggugah dan membangkitkan kesadaran segenap elemen masyarakat, pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak, termasuk didalamnya pemenuhan pelayanan administrasi kependudukan.

Baca Juga  Diduga Digigit Kucing, Seorang Warga Aceh Tamiang Meninggal Dunia

“KIA ini sangat penting saat ingin masuk sekolah. Nantinya tidak ada lagi diminta fotocopi KK, KTP orang tua dan hanya melampirkan KIA, sehingga memudahkan karena identitas anak sudah tertera di kartu tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Kadisdukcapil Bireuen, Ir M Jafar MM mengatakan, diterbitkanya KIA ini sebagai bentuk pengakuan negara bagi semua warga. KIA ini merupakan dokumen yang diberikan kepada anak, untuk menjaga agar anak tersebut terlindungi hak-haknya.

“Kartu ini hampir sama dengan KK, karena semuanya tertera dengan lengkap, termasuk alam juga data orangtuanya,” ungkapnya.

KIA ini juga diberlakukan dua kategori, mulai 0-5 tahun tanpa foto, sedangkan 5 sampai 17 tahun kurang 1 hari, maka diterbitkan dengan menampilkan foto pemilik KIA.

Bagi umur yang sudah memasuki 17 tahun, lanjut M Jafar, setiap anak akan diganti dan diterbitkan KTP Elektronik. KIA merupakan tanda pengenal atau bukti diri yang sah, untuk persyaratan pendaftaran masuk sekolah, transaksi keuangan di perbankan, PT Pos Indonesia, pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas.

Baca Juga  Jadi Pengedar Sabu, Oknum Polisi di Pidie Ditangkap

“KIA ini juga mempermudah pengurusan dokumen keimigrasian, klaim santunan kematian bagi pemegang KIA yang masih berlaku, mencegah terjadinya perdagangan anak serta bukti berbagai keperluan bagi setiap anak,” pungkasnya.

Launcing Kartu Identitas Anak (KIA) tersebut dihadiri Ketua dan Anggota DPRK Bireuen, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekdakab Bireuen. Plh Dinas Registrasi dan Kependudukan Aceh, Kepala Dinas, Badan dan Kantor serta camat.

Komentar

Berita Terbaru