oleh

Wakil Ketua DPRK Bireuen : Perluasan Jalan Dalam Kota Bireuen Bukan Untuk Parkir dan Lapak Jualan

PENANEGERI, Bireuen – Menyahuti keluhan warga, terutama pengguna jalan dalam kawasan Kota Bireuen terkait kelancaran arus lalu lintas pasca dilakukan pelebaran jalan dan belakangan telah menjadi lokasi parkir hingga lapak jualan.

Wakil Ketua DPRK Bireuen, Drs Muhammad Arief kepeda Penanegeri.com, Sabtu (15/6) mengatakan, Pemkab Bireuen melalui dinas terkait untuk segera mencari solusi pembangunan jalan yang dapat mengurangi kemacetan dalam kota Bireuen.

“Selama ini perluasan jalan di Kota Bireuen bukan lagi untuk mengatasi kemacetan lalu lintas atau untuk kelacaran arus tranportasi, tetap menambah kemacetan. Seharusnya jangan karena ada pemasukan restribusi, parkir dan pedagang bebas berjualan di badan jalan,” katanya.

Contoh kecilnya saja, sambung Muhammad Arief, persimpangan depan Pendopo, itu sebenarnya sangat riskan terhadap kecelakaan, termasuk di ujung Jalan Langgar Square, atau persimpangan Geudong-Geudong, Kota Juang.

Selain itu, ruas Jalan depan Meunasah Kota sebagian besar pedagang berjualan diatas badan, ditambah parkir. Begitu juga di Jalan Pengadilan Lama, sambung Muhammad Arief, setengah badan jalannya sudah dimanfaatkan oleh pedagang ikan asin dan pedagang buah-buahan.

Baca Juga  3 Unit Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Peudada Bireuen

“Artinya instansi terkait, baik Dinas Perhubungan, Satpol PP yang memiliki kewenangan terhadap penertiban tidak berjalan maksimal. Sejatinya bupati harus menegur, bukan malah membiarkan terus berlarut-larut,” tegasnya.

Kita, sambung Wakil Ketua DPRK Bireuen, harus mengakui, setiap hari kendaraan terus bertambah dan kepadatan pengguna jalan ikut terus bertarmbah, sementara perluasn jalan dalam kota bukan malah memberikan kemudahan, tetapi malah menjadi masalah.

“Kami sangat mengharapkan dinas dan instansi terkait untuk segera menertibkannya, apa bila terus dibiarkan dengan alasan karena pemasukan PAD, maka pemerintah Bireuen membiarkan wajah Kota Bireuen semeraut,” ungkapnya.

Komentar

Berita Terbaru