oleh

Wakil Walikota : Pelabuhan Kuala Langsa Dongkrak Perekonomian Masyarakat

-Aceh-99 views

PENANEGERI, Langsa – Wakil Walikota Langsa, DR. H. Marzuki Hamid, MM, menyatakan dengan beroperasinya kembali pelabuhan Kuala Langsa maka akan mendongkrak perekonomian masyarakat Langsa dan sekitarnya.

Karenanya, agar Pelabuhan Kuala Langsa yang kini telah diberikan izin ekspor impor sesuai dengan Permendag Nomor 24 tahun 2019, harus terus diberi dukungan oleh semua pihak agar terus maju dan berkembang.

“Jangan pernah berpikir bahwa Pelabuhan Kuala Langsa akan beroperasi sesaat saja, tapi kita harus optimis untuk memajukannya,” sebut Wakil Walikota, saat membuka sosialisasi kebijakan ekspor impor bagi eksportir dan importir, Selasa (2/7) di Aula Ruang Terbuka Hijau Hutan Kota Langsa.

Diterangkannya, beberapa tahun lalu, Pelabuhan Kuala Langsa sempat maju dan berkembang pesat tapi karena ada beberapa faktor yang mempengaruhinya sehingga mati suri dan kini atas dukungan Pemerintah Pusat, pelabuhan itu telah beroperasi kembali. Meskipun hanya diberikan izin untuk 4 jenis produk, tapi ini menjadi langkah awal bagi kita semua untuk memajukannya kembali.

Baca Juga  Terkait Pelabuhan, Jokowi Respon Surat Walikota Langsa

Selain itu, menurutnya sosialisasi ini sangat penting terutama bagi pengusaha, karena ada informasi bahwa beberapa pengusaha eksportir dan improtir yang masih belum mengerti terkait pelaksanaan ekspor impor di Pelabuhan Kuala Langsa, jadi dengan adanya sosialisasi ini, maka bisa mengerti dan paham, sehingga nantinya bisa sama-sama memajukan pelabuhan ini.

“Izin yang diberikan oleh Pemerintah Pusat terhadap Pelabuhan Kuala Langsa merupakan hasil perjuangan rakyat Kota Langsa dan di Indonesia hanya 9 pelabuhan yang diberi izin produk tertentu salah satunya Kota Langsa, untuk itu kami mohon dukungan agar pelabuhan ini bisa terus beroperasi, sehingga bisa menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat ke depannya,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Sosialisasi yang juga sebagai Kadis Koperindag dan UKM Kota Langsa, Drs. ZulhadisYah Sulaiman, M.SP, menyampaikan, bahwa sosialisasi kebijakan ekspor impor bagi eksportir dan importir dilaksanakan dengan maksud agar peserta mengetahui Permendag No 24 Tahun 2019, tentan perubahan ke 7 atas Permendag Nomor: 87/M.Dag/Per/10/2015 tentang Ketentuan Impor Produk Tertentu.

Dirinya mengharapkan, sosialisasi yang menghadirkan peserta para pelaku usaha diharapkan bisa memperoleh pengetahuan tentang barang yang dapat di ekspor dan impor, memperoleh pengetahuan dalam menentukan pasar dan/atau menentukan calon pembeli serta efektif dan efesien dalam bongkar muat barang.

Komentar

Berita Terbaru