oleh

Wali Nanggroe : Tokoh Adat Harus Lestarikan Adat Istiadat Sesuai Dinul Islam

PENANEGERI, Bireuen – Tokoh-tokoh adat di daerah harus dapat terus melestarikan adat istiadat, berdasarkan Dinul (addin) Islam, sebab masa depan Aceh kembali bermartabat dalam bingkai, adat, budaya dan syariat Islam.

Hal itu disampaikan Wali Nanggroe, Malik Mahmud A-Haythar saat mengukuhkan dan melantik Dewan Pemangku Adat serta pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Bireuen, periode 2018-2022, di Pendopo Bireuen, Kamis (20/12).

“MAA Kabupaten dan kecamatan harus terus meningkatkan, adat-adat Aceh dan ini merupakan Keuneubah Endatu, sehingga adat dan istiadat ini terus menggema di Bumi Rencong Aceh, khususnya di Bireuen,” harapnya.

Menurut Malik Mahmud A-Haythar, MoU Helsinki dan turunannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh hadir, memperkuat pelaksanaan kehidupan adat dalam masyarakat Aceh dan ini disebutkan dalam butir MoU Helsinki 1.1.6.

“Di butir ini qanun Aceh akan disusun kembali untuk Aceh dengan menghormati tradisi sejarah dan adat istiadat rakyat Aceh serta mencerminkan kebutuhan hukum terkini di Aceh,” terangnya.

Butir MoU ini, sambung Wali Nanggroe, bisa dijadikan landasan pelaksanaan adat yang dikuatkan dengan qanun-qanun yang dapat memberi peluang kepada kita untuk membangun kembali peradaban Aceh yang pernah jaya.

Baca Juga  Tata Ruang Parkir Kecil, Setiap Tahunnya Sepmor di Bireuen Bertambah 10 Ribu Unit  

Sementara itu, Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos yang juga Ketua Pemangku Adat Bireuen mengucapkan terima kasih kepada Wali Nanggroe yang sudah melantiknya sebagai pemangku adat Bireuen.

“MAA dapat berpartisipasi aktif dalam menggali, mencari agar dapat mengembangkan adat istiadat yang ada di Kabupaten Bireuen, sehingga tidak hilang akibat kurangnya kepedulian untuk diilestarikan kembali,” harapnya.

Prosesi pengukuhan itu juga dilakukan dirangkai dengan tepungtawari (Peusijuk) oleh ulama Kharismatik Aceh, Tgk H Muhammad Amin Mahmud atau Abu Tumin Blang Bladeh.

Kegiatan tersebut turut hadir, ketua MAA Provisi Aceh, Tgk H Badruzzaman Ismail, SH ,M.Hum, unsur Forkopimda Bireuen, Sekda, para asisten, kepala dinas, Ketua DPW Partai Aceh Bireuen, Tgk Darwis Jeunieb serta undangan lainya.

Komentar

Berita Terbaru