oleh

Warga Asal Bireuen di Laporkan Tenggelam di Penang Malaysia

PENANEGERI, Bireuen – Seorang warga atas nama Hardyansyah (22), asal Desa Krueng Juli Timu, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen hilang dan tenggelam saat memancing di sekitar jembatan Pulau Pinang (Penang), Malaysia kemarin.

Informasi diperoleh Penanegeri.com, Kamis (28/3) menyebutkan, Hardyansyah merupakan anak Murdani Yusuf, warga Krueng Juli Timu, berangkat ke Malaysia dan tinggal bersama paman di kawasan Penang.

Informasi dari sejumlah grup WhatsApp warga Aceh serta Akun Facebook warga Aceh di Malaysia disebutkan, awalnya Hardyansyah bersama tiga rekannya pergi memancing dengan menggunakan pelampung di kawasan sekitar jembatan Penang.

Tetapi beberapa saat memancing, angin berhembus kencang sehingga pelampung yang digunakan keempat warga Aceh ini terseret ke tengah laut. Karena takut, keempat orang ini memilih meloncat ke laut.

Terakhir korban Hardyansyah, tak bisa berenang sehingga tidak mampu melawan gelombang tinggi hempasan angin kencang. Sementara tiga rekan Hardyansyah dilaporkan bisa berenang dan bisa sampai di pantai setelah bersusah payah melawan gelombang.

“Selama ini Hardiansyah sudah 8 bulan berada di Penang, Malaysia dan bekerja sebagai sopir truk pengangkut tanah,” sebut warga di Malaysia di sebuah Akun Facebook.

Sementara itu, dari Akun Facebook Dateok Kumbang warga Aceh di Malaysia menyebutkan, korban telah ditemukan tadi pagi setelah dilakukan pencarian sejak kemarin.

Dibangian lain, anggota DPD RI, Sudirman (Haji Uma) selama ini kerap diminta bantuan oleh komunitas warga Aceh di Malaysia, agar dapat mengadvokasi kepentingan para pekerja asal Aceh di Malaysia.

Mendapat informasi itu, Haji Uma kemudian menghubungi beberapa warga Aceh yang bermukim di Penang untuk mendapatkan informasi akurat.

Namun sejauh ini belum ada pihak keluarga di Krueng Juli Timu, Bireuen yang mendapat informasi akurat, apakah Hardyansyah sudah ditemukan atau belum. Hingga kini masih menunggu informasi dari keluarga dekatnya di Malaysia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *