oleh

Warga Membludak di Capil, Tim Gugus Covid Bireuen Turun dan Minta Jaga Jarak

PENANEGERI, Bireuen – Membludaknya warga yang ingin mengurus administrasi kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bireuen turun dan meminta agar warga ikut menjaga jarak, Selasa (2/6).

Menurut Kadisdukcapil Bireuen, Ir M Jafar kepada Penanegeri.com mengatakan, sejak pagi warga yang datang, dan ingin mengurus surat admnistrasi kependudukan cukup banyak, bahkan sulit dibendung.

Menurut M Jafar, membludaknya warga hari ini kerena menganggap kawasan Bireuen zona hijau terhadap wabah Covid, namun untuk sementara kita tetap menerapkan sistem nomor antrian bagi warga, untuk satu hari hanya bisa dilayani 50 orang. Selebihnya kembali keesokan harinya.

“Namun warga tidak beranjak, sehingga kita minta tim gugus dan petugas Satpol untuk menyerukan kepada warga agar tetap menjaga jarak serta menggunakan mesker,” katanya.

Ini kita lakukan, sambung M Jafar, agar warga memahami serta mentaati protokol kesehatan yang diterapkan, kendati saat ini daerah Bireuen dikategori wilayah zona hijau, sehingga warga tidak memperdulikannya.

“Pada dasarnya di Capil Bireuen kini telah menerapkan sistem pengurusan secara online, kecuali itu ada juga yang dilakukan secara manual, seperti hari ini, terutama bagi warga yang mendesak seperti berobat ke rumah sakit maupun yang melahirkan,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bireuen, Husaini ,SH MM yang turun ke Capil langsung meminta warga untuk menjaga jarak serta memakai masker dengan pengeras suara di kantor itu.

“Kita minta warga harus tetap menjaga jarak, tidak harus duduk berdekatan satu sama lain serta harus sabar menunggu saat pengurusan administrasi penduduk di Disdukcapil ini,” pintanya.

Hal ini, sambungnya agar sama-sama menjaga untuk terhindar dari wabah Covid kendati saat ini Bireuen dikatakan wilayah zona hijau.

“Tapi kita harus tetap waspada, sehingga kita terhindar dan dapat memutuskan mata rantai penyebaran wabah Covid-19, dengan harapan sama-sama kita saling menjaga,” pintanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *