oleh

Warga Minta Bupati Aceh Utara Segera Selesaikan Sengketa Tanah di Baktiya

PENANEGERI, Aceh Utara – Sengketa tanah antara Gampong Alue Jamok dengan Gampong Krueng Lingka Timu, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara hingga saat ini belum selesai.

Imbasnya, perusakan leaning irigasi persawahan oleh orang tak dikenal (OTK) di perbatasan dua desa tersebut yang terjadi Minggu (31/3) kemarin diduga kuat dipicu oleh masalah sengketa tanah tersebut.

“Permasalahan ini sudah kami cari solusinya, bahkan sudah beberapa kali kami ke pemerintahan (di Lhokseumawe) agar masalah ini segera selesai. Kami jumpai bupati untuk meminta arahan, namun bupati meminta menjumpai Sekda. Sana suruh ke sini, sini suruh ke sana,” ujar Geuchik Alue Jamok, Abdullah kepada Penanegeri.com, Senin (1/4).

Ia mengatakan, selama ini sudah beberapa kali petugas kepolisian datang ke lokasi sengketa tanah itu untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Namun di lokasi sengketa tanah itu tetap dikerjakan proyek leaning. Ini pak Sekda sudah menelpon, camat dan Polsek hari Kamis ini rencana digelar rapat penyelesaian. Yang jadi masalah, mereka tahu hari Kamis ada rapat, tetapi mengapa pekerjaan leaning itu tetap dilanjutkan,” timpalnya.

Baca Juga  Seribuan Massa Hadiri Aksi Pemenangan Jokowi

Abdullah berharap pemerintah dapat membantu menyelesaikan permasalahan sengketa tanah antar dua desa itu agar pembangunan proyek leaning dapat berlanjut dan tidak ada lagi permasalahan yang terjadi.

Kemarin, petugas kepolisian sudah mendatangi lokasi perusakan leaning itu untuk melakukan pendataan. Belum diketahui siapa pelakunya. Polisi menemukan sekitar 50 meter leaning di Gampong Alue Jamok rusak dan sekitar 49 meter lainnya di Gampong Krueng Lingka Timu.

Komentar

Berita Terbaru