oleh

Warga yang Ngamuk Protes Sumbangan Rp 1000 Berdamai dengan Indomaret

-Aceh-91 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Warga Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara yang viral karena mengamuk di Indomaret memprotes soal sumbangan Rp 1000 akhirnya berdamai. Proses perdamaian antara pelaku dengan pihak Indomaret itu berlangsung di Masjid Matangkuli, Minggu (12/5).

Perdamaian antara dua pihak ditandai dengan adanya surat pernyataan yang lengkap tanda tangan. Agenda permintaan maaf ini dimediasi oleh Polsek Matangkuli. Dalam surat itu, pihak pelaku mengaku khilaf dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali.

Dalam surat pernyataan bermaterai tersebut tampak tertera dua nama pihak, yaitu pihak pertama Kepala Cabang PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Medan, Muhammad Lukman. Sedangkan pihak kedua Muhammad Jafar Kuba, selaku Ketua Remaja Masjid Al-khalifah Matangkuli.

“Atas kejadian pada Sabtu 11 Mei 2019 pukul 15.00 WIB di toko Idm Jalan Tgk Chik Bayong No 100 yang videonya menjadi viral di media massa, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat. Atas permasalahan tersebut, pada hari ini Minggu 12 Mei 2019 telah dilaksanakan pertemuan antara dua pihak dan sepakat untuk perjanjian damai dengan pasal-pasal berikut,” bunyi surat pernyataan tersebut.

Baca Juga  Satu Personel Polres Aceh Utara Dipecat, Ini Penyebabnya

Mediasi disaksikan Kapolsek Matangkuli, Iptu Sudia Karya, pihak Kodim Sertu Yusfa, Camat Matangkuli Zulkifli dan geuchik gampong setempat serta pihak lingkungan.

“Alhamdulillah, kedua belah pihak sudah berdamai. Artinya, tidak ada permasalahan hukum lagi di kemudian hari,” terang Kapolsek Matangkuli.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video orang mengamuk di swalayan Indomaret mendadak viral di media sosial. Dalam video berdurasi lebih dari satu menit tersebut, para pelaku tampak memprotes perihal sumbangan Rp 1000 sisa belanja yang tidak dikembalikan kepada pembeli.

Komentar

Berita Terbaru