oleh

William Carvalho Masih Ditunggu Manajer West Ham

PENANEGERI, Sepakbola – Manajer West Ham, Slaven Bilic, siap menunggu hingga akhir bursa transfer untuk mendatangkan gelandang Sporting CP, William Carvalho.

Pemain internasional Portugal itu memiliki klausul pelepasan sebesar € 45 juta dalam kontrak yang diperbaharui pada Februari 2016 dan telah dikaitkan dengan kepindahan yang bisa memecahkan nilai transfer sisi London Stadium.

Negosiasi untuk pemain berusia 25 tahun itu terus berlanjut namun Bilic bersedia bersabar meski West Ham kalah dalam dua pertandingan pertama Liga Primer musim ini.

“Kami masih menunggu hal itu. Kami akan melihat apa yang akan terjadi pada minggu terakhir dari jendela transfer. Beberapa pemain mungkin akan keluar dan ada yang masuk. Ada waktu seminggu di depan kita dan seperti kebanyakan klub, kita siap untuk melakukan sesuatu, berbagai cara dan bahkan seandainya ada sesuatu yang baik datan, maka klub akan memberikan kejutan untuk para penggemar,” kata Bilic kepada wartawan saat ditanya soal Carvalho, seperti dilansir BBC.com, Sabtu (26/8).

West Ham menghadapi Newcastle United akhir pekan ini, namun Bilic mengecilkan rumor yang menghubungkan Andy Carroll kembali ke tim lamanya.

“Dia berlatih untuk kami, ini minggu kedua baginnya dan masih dalam pemulihan, tapi katakanlah dia sudah berlatih tujuh kali bersama kami, dia akan semakin baik dan siap bermain penuh. Ada tanda tanya setelah jeda internasional, tapi sebuah tanda tanya besar mengenai pertandingan minggu ini akan terlalu cepat? Dia ingin bermain tapi saya mengatakan kepadanya bahwa kami akan membahasnya beberapa hari mendatang,” sambungnya.

“Dia selalu menjadi karakter yang sangat menarik karena alasan apapun, saya pikir apa yang menjadi rumor karena waktu bermain yang sedikit untuknya, tapi kita harus ingat, dia memasuki pelatihan setelah cedera cukup lama dan membutuhkan waktu tepat untuk dimainkan,” lanjutnya.

“Akan sangat berisiko jika saya memasukkan pemain dan kembali mendapatkan tekanan dari pemain lawan, karena itu akan menjadi penyebab utama tidak bisa bermain konsisten. Kami sedang mencari ritme permainan dan Carroll belum siap untuk itu,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *