oleh

Williams Dapat Keuntungan dari Jual Kontrak Bottas

PENANEGERI, Formula 1 – Keuntungan salah satu tim Formula 1, Williams, selama paruh pertama musim 2017 didorong oleh pembayaran dari Mercedes untuk melepaskan Valtteri Bottas, hal ini seperti dilansir laman Motorsport, Kamis (5/10).

Ketika Nico Rosberg mengumumkan pengunduran dirinya setelah menjadi juara dunia F1 tahun 2016, Mercedes merekrut Bottas sebagai penggantinya untuk menjadi mitra Lewis Hamilton.

Motorsport juga mengabarkan bahwa Williams menerima pembayaran sekitar £ 10 juta karena membiarkan Bottas pergi, dengan Felipe Massa kembali dari masa pensiun untuk mengisi kekosongan tersebut.

Selasa (3/10) hasil keuangan terbaru tim Williams mengungkapkan bahwa tim balap asal Inggris itu meraih keuntungan lebih dari £ 10.4 juta.

Hadiah uang untuk tim tersebut mengalami penurunan setelah terjebak di posisi kelima dalam kejuaraan konstruktor. Namun, dampaknya berkurang mengingat kekuatan dolar terhadap poundsterling.

“FOM (Formula One Management) dan pendapatan sponsor secara konsisten antara 2016 dan 2017. Kinerja utama antara 2016 dan 2017 didorong oleh barang berbeda dimana  harus kami kenali pada paruh pertama tahun 2017,” terang CEO Williams Mike O’Driscoll kepada Motorsport.

O’Driscoll mengatakan bahwa dia memperkirakan pendapatan Williams akan tetap stabil, namun menyoroti tantangan finansial yang meningkat untuk bersaing di F1, dengan pembicaraan mengenai pengendalian biaya yang terus berlanjut.

“Kami tidak memberikan perkiraan masa depan karena kami adalah perusahaan yang terdaftar, tapi saya bisa memastikan bahwa kami akan mengantisipasi sebagian besar pendapatan kami yang masih konsisten,” jelasnya.

“Kami dihadapkan pada tekanan biaya yang meningkat karena kami terus berinvestasi dalam kinerja kami. Membuat rasa komersial dari tim F1 secara independen di lingkungan saat ini bergantung pada kesepakatan pengendalian biaya yang masuk akal dan distribusi pendapatan yang jauh lebih adil dan kami jauh dari kedua hal ini,” tambah O’Driscoll.

“Tapi kami juga optimis bahwa FOM akan dapat secara substansial menumbuhkan pendapatan dan profitabilitas lini teratas di tahun-tahun mendatang dan meningkatkan keuntungan bagi semua tim yang bersaing di F1,” sambungya.

“Secara realistis, saya akan mengantisipasi bahwa apapun akan memerlukan biaya yang masuk akal untuk memungkinkan semua tim mencapai target akhir dengan cara yang tepat,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *