oleh

Wisata Ke Situs Megalithikum Gunung Padang akan Lebih Mudah

PENANEGERI, Wisata Nusantara- Redaksi Pena Negeri bersyukur bisa melakukan wisata ke kawasan Megalithikum terbesar di dunia Internasional yakni berada di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat.

Situs Megalithikum  Gunung Padang ini sudah amat mendunia dan terkenal, juga telah kerap ditayangkan oleh media internasional, serta telah banyak dibuat film dokumenter oleh pihak asing, mapun film populer di dalam negeri, karena telah diketahui bahwa situs Gunung Padang ini telah dibangun oleh manusia sejak 20.000 tahun yang lalu.

Secara ilmiah yang tak terbantahkan adalah Gunung Padang merupakan sisa bukti peradaban manusia paling tua yang diketahui, berdasar pengukuran dari umur karbon pada bebatuan yang dipahat oleh manusia yang kini berserakan di struktur Piramida Gunung Padang.

Penulis berada di struktur Piramida Megalithikum Gunung Padang

Kenyataan umur karbon bebatuan yang dipahat 20.000 tahun yang lalu ini tentu mengherankan karena jaman perunggu baru dimulai sejak 6000 tahun yang lalu. Jadi bagaimana cara manusia Nusantara dahulu membentuk batuan keras granit dan andesit ini menjadi ribuan batu persegi panjang, serta cara mengangkutnya ke atas puncak Piramida buatan ini bagaimana ?

Baca Juga  Terbaru! Tempat Wisata Seru di Jogja yang lagi Hits

Batu-batu granit yang dipahat persegi panjang ini jelas adalah buatan manusia Nusantara pada 20.000 tahun yang lalu yang sangat cerdas, sehingga bisa menyusun struktur raksasa bangunan piramid yang lebih tua dari Piramida Mesir yang dibangun sekitar 7000 tahun yang lalu.

Batuan Granit dan Andesit yang merupakan batuan keras, bisa dibentuk menjadi ribuan balok persegi panjang, 20.000 tahun lampau !

Untuk berwisata  menuju ke Gunung Padang, ada kendala sedikit yakni infrastruktur jalan yang cukup rusak  dan berlubang besar pada rute utama menuju situs Gunung Padang, juga ketika redaksi Pena Negeri melewati rute jalan aspal yang sebagian besar berlubang ini cukup berbahaya karena treknya menanjak tajam berkelok dan di sebelah kanan-kiri yang terbentang jurang menganga.

Bisa Naik Kereta Api

Namun ke depan dimungkinkan wisata menuju Gunung Padang akan lebih mudah.

Karena pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,dengan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia rencananya akan  mengaktifkan kereta wisata menuju Gunung Padang.

Hal ini bertujuan untuk  menjadikan situs megalithikum Gunung Padang ini makin mudah diukunjungi oleh para wisatawan baik dalam maupun Luar Negeri.

Pemerintah Kabupaten Cianjur akan juga berencana mengupayakan adanya feeder angkutan umum yang nantinya mengangkut wisatawan dari stasiun  Lampegan ke Situs Agung Gunung Padang.

Baca Juga  Menarik, Festival Durian Sindangwangi 2017

“Kami akan mengoptimalkan angka kunjungan wisatawan ke Gunung Padang dengan mengunakan kereta yang berhenti di Stasiun Lampegan, selanjutnya wisawatan dapat mengunakan kendaraan wara-wiri dari stasiun menuju situs,” kata Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman di Cianjur.

Dia menuturkan Pemkab Cianjur sudah merencanakan pembuatan kereta wisata sebagai sarana dan prasarana penunjang tempat wisata di Situs Meghalitikum Gunung Padang, sehingga rencana tersebut akan segera dilaksanakan.

“Wisatawan yang tidak mengunakan kendaraan pribadi dapat memanfaatkan kereta untuk sampai ke Gunung Padang,” kata Wakil Bupati Cianjur ini beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Untuk merespon destinasi wisata yang cukup menjanjikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Cianjur berencana segera
mengoptimalkan wisata kereta api menuju Situs Gunung Padang. Kendaraan wara-wiri pun akan disediakan untuk
memfasilitasi wisatawan dari Stasiun Lampegan menuju Situs Gunung Padang yang jaraknya sekitar 8 kilometer.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, menuturkan, Pemkab sempat merencanakan pembuatan kereta wisata, yakni dengan menggunakan kereta, wisatawan bisa datang hingga Stasiun Lampegan dan nantinya meneruskan perjalanan ke situs Gunung Padang.

Baca Juga  Tips Wisata Ke Yunani

“Dalam waktu dekat akan dijalankan. Nantinya wisatawan yang tidak mengunakan kendaraan pribadi bisa
memanfaatkan kereta api untuk berwisata ke Gunung Padang.” ujarnya.

Herman mengungkapkan, wisata ke Gunung Padang mengunakan kereta api hingga Stasiun Lampegan juga sudah berjalan, terlihat dari daftar kunjungan dengan kereta yang terus bertambah.

“Memang sudah berjalan, tapi optimalnya nanti. Kemarin juga sudah dicek, ternyata banyak wisatawan ke Gunung Padang” pungkasnya. (*)

 

Komentar

Berita Terbaru